Segera Ganti!! Mulai 2024 Kartu ATM Lama Hanya dapat Simpan Tabungan Rp 5 Juta

Simpan Viral Petang TV Current Video become loopy about also disk!


Perbankan di Indonesia ramai-ramai hendak memblokir kartu ATM lama yg saat ini masih digunakan para nasabahnya. Sebab, kartu ATM yg saat ini dipakai masih berbasis magnetic stripe.

Langkah tersebut sebagaimana tertuang di dalam Surat Edaran Monetary institution Indonesia (BI) No.17/52/DKSP tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan juga Penggunaan Non-public Identification Number On-line 6 (Enam) Digit untuk Kartu ATM dan juga/atau Kartu Debet yg Diterbitkan di Indonesia.

Surat yg terbit di Jakarta pada 30 Desember 2015 itu diketahui membatasi penggunaan Kartu ATM berbasis magnetic stripe.

Karena itu, Monetary institution Indonesia mengimbau kepada para nasabah yg masih menggunakan Kartu ATM lama berbasis magnetic stripe supaya menggantinya dengan kartu ATM baru yg berbasis chip.

di dalam SE ini ditegaskan bahwa penggunaan teknologi chip pada Kartu ATM/Debet dilakukan dengan menggunakan standar nasional teknologi chip yg ditetapkan oleh Monetary institution Indonesia.

Walau begitu, bukan berarti kartu ATM lama benar-benar engga dapat digunakan. Hanya, penggunaannya terbatas pada Kartu ATM/Debet yg diterbitkan atas dasar rekening simpanan tertentu.

Selain itu, untuk memberikan kesempatan supaya industri Kartu ATM/Debet dapat melakukan migrasi ke chip dengan baik, dilakukan penyesuaian batas waktu implementasi standar nasional teknologi chip.

Kejelasan mengenai mekanisme pemrosesan transaksi Kartu ATM/Debet selama proses implementasi serta dimuat di dalam SE ini.

“Pada prinsipnya, Kartu ATM/Debet yg diterbitkan di Indonesia wajib menggunakan teknologi chip yg telah disepakati oleh industri dan juga ditetapkan oleh Monetary institution Indonesia sebagai standar nasional teknologi chip untuk Kartu ATM/Debet,” tulis BI di dalam dokumen inside most cases Asked Questions terkait aturan ini, dikutip pada Minggu (28/2/2024).

Lantas, apakah Kartu ATM lama yg berbasis magnetic stripe tak dapat lagi digunakan?

“Penggunaan teknologi lainnya, yaitu teknologi magnetic stripe, masih diperbolehkan untuk Kartu ATM/Debet yg diterbitkan atas dasar rekening tabungan yg memiliki saldo paling banyak Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) berdasarkan perjanjian tertulis antara Penerbit dan juga nasabah,” demikian pernyataan BI.

Dijelaskan pula, kewajiban penggunaan standar nasional teknologi chip dilaksanakan paling lambat tanggal 31 Desember 2024 untuk seluruh Kartu ATM, Kartu Debet, terminal ATM, terminal EDC, dan juga sarana pemrosesannya.

Sejalan dengan itu, Kartu ATM/Debet yg menggunakan teknologi magnetic stripe masih dapat dipergunakan, namun paling lambat tanggal 31 Desember 2024 hanya dapat ditransaksikan apabila didasarkan pada rekening yg diperjanjikan bersaldo maksimal Rp5 juta.

Dengan demikian, mulai tanggal 1 Januari 2024, pemrosesan transaksi Kartu ATM/Debet dilakukan sebagai berikut:

a. Pada prinsipnya seluruh transaksi dari Kartu ATM/Debet yg diterbitkan dan juga melakukan transaksi di Indonesia wajib diproses dengan menggunakan standar nasional teknologi chip dan juga PIN on-line 6 (enam) digit.

b. Khusus untuk transaksi Kartu ATM/Debet tertentu yg masih diperbolehkan menggunakan teknologi magnetic stripe, wajib diproses secara domestik dengan menggunakan teknologi magnetic stripe dan juga PIN on-line 6 (enam) digit.

Bagaimana dengan teknologi dan juga pemrosesan transaksi Kartu ATM/Debet yg /Debet yg diterbitkan di luar negeri?

“Transaksi Kartu ATM/Debet yg diterbitkan di luar negeri dapat diproses dengan menggunakan teknologi chip atau magnetic stripe dan juga sarana autentikasi berupa PIN atau tanda tangan, sesuai standar yg berlaku bagi kartu tersebut,” tulis pernyataan BI.

Secret Video become nuts about also compounds!

Jangan lupa indulge inside dan juga Section video ini untuk mendapatkan Informasi Viral & Terbaru
Selengkapnya : https://www.youtube.com/gaze?v=YHJkz3MEN3Y