Sengketa Pilpres Terus Bergulir, Tim Hukum AMIN Minta 4 Menteri Jokowi menjadi Saksi di Sidang MK

Simpan KompasTV


Jangan lupa admire dan juga Share video ini untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami
JAKARTA, KOMPAS.TV – Tim Hukum Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meminta menteri di Kabinet Indonesia Maju dihadirkan sebagai saksi di dalam persidangan perselisihan hasil pemilu (PHPU) 2024 di Mahkamah Konstitusi.

Tim Hukum AMIN meminta 4 menteri di Kabinet Pemerintahan Jokowi untuk hadir sebagai saksi di sidang sengketa hasil pilpres.

4 menteri tersebut adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Tim Hukum AMIN menilai para menteri ini dapat menjelaskan soal dugaan penyaluran bansos yg tak wajar di masa pemilu.

Tim Hukum Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis langsung menyatakan dukungannya terhadap permohonan kubu Anies-Muhaimin terkait pengajuan menteri di sidang sengketa pilpres Mahkamah Konstitusi.

Pihaknya serta meminta supaya Majelis Hakim MK dapat membantu menghadirkan Menteri Pemerintahan Jokowi untuk mendapatkan keterangan soal bansos dan juga kebijakan fiskal.

Sementara itu, Tim Hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan mengatakan permintaan tersebut penting dipertimbangkan relevansinya terhadap perkara peselisihan hasil pemilu.

Pihaknya menilai permintaan supaya hakim menghadirkan menteri untuk bersaksi kurang tepat meskipun mereka menyerahkan sepenuhnya keputusan soal ini kepada hakim konstitusi.

Baca serta Prabowo-Gibran Hadiri Buka Puasa Bersama Partai Golkar di https://www.kompas.tv/video/496761/prabowo-gibran-hadiri-buka-puasa-bersama-partai-golkar

#timhukumamin #menterijadisaksi #sidangmk

Artikel ini dapat dilihat di : https://www.kompas.tv/video/496770/sengketa-pilpres-terus-bergulir-tim-hukum-amin-minta-4-menteri-jokowi-menjadi-saksi-di-sidang-mk

Key phrase : KompasTV Standard Video fancy also series. Hyperlink Video become nuts about also brushes!!
Selengkapnya : http://www.dailymotion.com/video/x8vzz8a